Material dan Design Factor ( Safety Factor ) Chain Sling – ASME B30.9

Sahabat ProInspector, untuk saat ini saya akan mencoba untuk membahas Chain Sling atau slin rantai sesuai dengan ASME B30. 9 Slings – Chapter 9.1. Seperti kita ketahui ASME B30 adalah standard khusus yang mengatur masalah lifting tentunya ini adalah standard versi Amerika Serikat (USA). ASME B30.9 khusus mengatur tentang SLING. Sling ada berbagai macam sesuai material yang digunakan. Ada Wire Rope Sling, Webbing Slimg dan Chain Sling ( Rantai ).

Material dan Fabrikasi  Chain Sling

Material untuk pembuatan chain sling sesuai dengan ASME B30.9 harus mengacu pada ASTM A 391 / A 391M untuk Grade 80 dan ASTM A 973 / A 973 M untuk grade 100. Penggunaan komponen komponen untuk chain sling harus mengacu pada ASTM A 952 / 952M. Untuk penggunaan hook harus sesuai dengan ASME B30.10. Demikian juga jika terdapat penggunaan komponen lifting gear yang lain harus sesuai dengan ASME B30.26 yang mengatur masalah Rigging Hardware.
Fabrikasi / pembuatan chain sling grade 80 dan grade 100 harus mengacu pada ASTM A 906 / ASTM A 906 M. Mechanical coupling tidak diperbolehkan untuk menyambung chain sling.

Design Factor  ( Safety Factor ) Chain Sling

Untuk menjaga keselamatan dalam penggunaan, maka chain sling atau juga peralatan lifting yang lain harus menggunakan safety factor atau design factor. Safety factor adalah factor pembagi dari design manufactur atau dari kekuatan putus dari peralatan. Demikian juga untuk chain sling, safety factor adalah factor pembagi dari kekuatan putus chain. Untuk chain sling sesuai dengan ASME B30.9, safety factor tidak boleh kurang dari 4. Misalnya suatu chain sling pada waktu diuji tarik putus pada 100 ton, maka minimal 100 harus di bagi 4. 100 ton : 4 = 25 ton. Apakah boleh dibagi atau memakai safety factor yang lebih tibggi misalkan 5 atau 6? Tentu sangat boleh, tetapi sebagai pabrik penbuat tentu sang pengusaha juga memperhitungkan factor ekonomis dari suatu produk. Kalau menggunakan design factor lebih tinggi tentunya akan membuat biaya produksi lebih tinggi. Disinilah maka code / standard perlu mengatur nilai minimum dari suatu produk, sehingga menjaga keselamatan pengguna.

Untuk sementara sampai disini dulu pembahasan tentang Chain Sling menurut ASME B30.9 – Slings. Lain kali akan saya lanjutkan pada pembahasan untuk menentukan kapasitas dan seturusnya. Semoga tulisan yang sangat sederhana ini bisa berguna menambah pengetahuan temen temen semua yang membutuhkannya. Dan yang lebih penting apabila tulisan yang sederhana ini bisa ikut berkontribusi untuk menjaga keselamatan kita semua, yang berkecimpung di pekerjaan lifting. Bagi kawan kawan semua sangat diharapkan masukan serta kritik dan sarannya. Terimakasih.